Make your own free website on Tripod.com

 

 

 

Biaya pendidikan dan fasilitas khusus bagi santri

 

Biaya pendidikan di Ma’had Al-Zaytun sesungguhnya sangatlah murah dibandingkan dengan berbagai fasilitas yang ada, dan atau dibandingkan dengan biaya pendidikan dalam arti yang sebenarnya di lembaga lembaga pendidikan lain, baik boarding school maupun tidak. Betapa tidak. Karena bagi orang tua santri Ma’had Al-Zaytun, hanya dibebani dana titipan  sebesar US.1500,- dengan kurs Rp. 6000 per dollar (th 1999), untuk biaya pendidikan selama 6 tahun ( atau sama dengan Rp. 125.000 perbulan), bahkan sampai pada peringkat tertinggi yang pernah diselenggarakan oleh lembaga pendidikan formal, jika sang santri berkeupayaan

 

Jika dihitung secara rinci, maka jumlah tersebut diatas hanya cukup untuk biaya akodomasi dan konsumsi selama satu tahun saja, sedang lima tahun berikutnya menjadi tanggung jawab Yayasan atau mendapatkan subsidi penuh sebanyak US.$.7500. Cobalah kita hitung dengan biaya seorang anak pada peringkat pendidikan yang sama di Jakarta umpamanya;

 

·        Uang masuk pertama                                  Rp.  1.500.000,-

·        Uang bulanan                                             Rp.    720.000,- x 6

·        Uang transport dan jajan                             Rp. 1.800.000,- x 6

·        Biaya makan dirumah                                 Rp.  1.800.000,- x 6

·        Biaya lain lain                                             Rp.  1.500.000,- x 6

         Jumlah                                                        Rp. 36.420.000,-     

                                                                           Rp.505.585/bulan

 

Hanya dengan biaya $.1500,- yang nota bene sebagai titipan orang tua santri yang bisa  diambil kembali, para santri mendapatkan fasilitas khusus yang tidak akan pernah diperoleh di lembaga pendidikan yang sama di Indonesia, bahkan Syaykh Al-Ma’had selalu menekankan program kesehatan jasmani secara khusus, sehingga pada saat sang santri menamatkan pendidikan menengahnya, tinggi badan mereka setidaknya 178 cm bagi santri rijal, dan 168 cm bagi santri nisa’

 

Untuk mensukseskan program diatas, para santri mendapatkan makanan yang berkalori tinggi dan sempurna sebanyak 3 kali sehari, dan makanan kecil ( snack ) sebanyak 4 kali sehari, disediakan pula sarana olahraga yang lengkap, bahkan sarana olahraga bertarap olimpiade.Makanan dan minuman serta snack bagi santri selalu mendapat pengawasan khusus dari ahli gizi, sedangkan perkembangan kesehatan serta tinggi dan berat badan mereka selalu mendapatkan kontrol berkesinambungan dari dokter dokter yang bertugas di Perkhidmatan kesihatan Al-Zaytun